KERUSUHAN DI KHARTOUM DAN S 2

Sudah lama rasanya gak menyentuh Blogku, habisnya internet di rumah terbatas sekali aksesnya, alhamdulillah kebetulan pas ada internet pas ketemu tulisan di folder "Gado-gado" lumayan lah Artikel Haji dan Piala bisa ke-posting.....

Pagi ini di Surat Kabar “Shohafa” terbaca di depan halamanya dengan font besar “Tadzaahuratun amama maqorri ART, ihtijaajan 'ala 'adami bassi Umami Ifriqiya” yang artinya kurang lebih “Demonstrasi di depan Kantor ART (stasiun TV), dalam tuntutan tidak disiarkannya Piala Afrika”.

Bola tendang lagi-lagi menyebabkan kerusuhan di Khartoum, belum rapet bibir kita ngomongin kubu Mesir yang "main urat" dengan Kubu Jazair, sekarang malah ada omongan baru lagi yang tak kalah serunya. Yaitu tentang ratusan pelanggan stasiun ART yang menuntut Pihak Stasiun TV langganannya atas tidak disiarkannya Piala Afrika, padahal siaran itu telah dijanjikan sebelumnya.

Celakanya : Stasiun al’-Jazirah sport 2 menyiarkan siaran tersebut gratis tis tis.

Akibatnya : Pelanggan ART merasa kebakaran jenggot melihat tetangganya yang asyik nonton.

Solusinya : Demi meredam amuk massa, pihak stasiun terpaksa mengembalikan sisa uang pembayaran dengan tetap memberikan hak siar TV.

Selidik punya selidik, ternyata olah raga yang paling disenangi di Khartoum adalah sepak bola. Setiap jumat pagi dan sore lapangan mesti dipenuhi anak-anak bermain bola, di setiap tempat. Sepertinya olah raga yang satu ini telah menyihir penduduk Sudan, bahkan tidak berlebih-lebihan kalau dikatakan sebagian besar penduduk dunia juga hobinya nonton bola, meskipun mereka tidak bisa menyundul bola.

Ya, di satu sisi ada mereka yang mati-matian membela bola, sampai capek-capek demo. Sementara di sisi lain ada pihak yang tidak bertanggung jawab terhadap janjinya. Untungnya gue gak dipusingin ama hal nyang beginian, mending ngurus S 2 yang belum mendapatkan jawaban, jaka sembung bawa senter, ga nyambung pin...... (maksudnya mohon doa he he)